Monthly Archives: June 2018

Merayaan Identitas dalam Prosesi Mudik

>Ternyata saya pernah menulis beberapa esai tentang mudik. Esai ini mengungkap ada apa di balik mudik dari sudut pandang semiotik.

Melepas Lelah di Alun-alun Batang

>Alun-alun kota Batang, Jawa Tengah, adalah satu destinasi yang bisa Anda singgahi saat melintas Pantura Jawa pada musim mudik Lebaran maupun hari biasa.

Mudik, Eksitensi Diri dan Jebakan Industri

>Orang tiap tahun berduyun-duyun pulang kampung ketika Lebaran. Apa yang mereka cari? Masih pentingkah mudik?

Matematika Mudik atawa Mudik Lewat WA

Mudik itu asyik. Tapi yang bikin asyik adalah biaya mudik. Terutama bagi pemudik yang kampungnya mengharuskannya pakai kapal atau pesawat terbang. Tapi ada pilihan mudik paling murak. Apa itu?

Maaf, Steemit, dan Mitos Zaman Now

>Kita kerap terjebak dalam mitos-mitos. Sesuatu yang sesungguhnya mitos sering kita anggap sebagai kebenaran. Padahal hanya ilusi yang ditiupkan secara terencana dan sistematis.

Teman-teman, selama mengarung samudera blogging Steemit, ketegangan-ketegangan kerap terjadi. Ada saja hal-hal yang memicu ketegangan itu, yang ketika kita tarik garisnya berujung pada peng grik alias uang recehan. Ah, masa gara-gara peng grik kita sampai bertengkar dan tegang sesama kawan.

Wajah Baru, Blog Lama: Merawat Semangat Menulis

>>>Sukses sebagai bloger itu tidak ditentukan oleh platform apa yang digunakan, tapi kualitas konten, konsistensi dan promosi. Makin populer sebuah blog, makin banyak iklan dan tawaran berdatangan.

Tak terasa blog saya, musismail.com, usianya sudah lebih tujuh tahun. Pertama kali membeli domain komersial (.com) pada 27 Desember 2011. Sebelumnya, saya ngeblog di platform gratisan wordpress yang beralamat di jalansetapak.wordpress.com. Sebelumnya lagi, pada 1997, saya menulis di blog gratisan anglefire.

Jakarta Butuh Banyak Lebaran

>Seandainya Lebaran bisa dipesan, saya akan pesan tiap bulan. Kenapa? Ah, baca saja tulisan ini.

Senin kemarin (11 Juni 2018), saya meluncur dari rumah di kawasan Bojongsari, Depok, menuju ke Kantor Unit Khusus Layanan Paspor Imigrasi Jakarta Selatan di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Saya menunggang “kambing” merah