Wajah Baru, Blog Lama: Merawat Semangat Menulis

Wajah Baru, Blog Lama: Merawat Semangat Menulis

>>>Sukses sebagai bloger itu tidak ditentukan oleh platform apa yang digunakan, tapi kualitas konten, konsistensi dan promosi. Makin populer sebuah blog, makin banyak iklan dan tawaran berdatangan. Tak terasa blog saya, musismail.com, More »

Ajakan Bikin Puisi tentang Pahlawan

Ajakan Bikin Puisi tentang Pahlawan

Saya punya ide bikin kumpulan puisi tentang pahlawan. Pahlawan dalam arti sangat luas, bukan hanya tentang mereka yang berperang. Sebab pahlawan bisa siapa saja. Bisa ibu kita. Ayah kita. Guru. Tukang sapu More »

Puisi Perahu

Puisi Perahu

KLIPING | SUMBER: Koran Tempo, 11 Agustus 2009. Hujan belum sepenuhnya berhenti ketika puluhan sastrawan satu persatu meninggalkan kafe. Mereka melangkah ke dermaga kecil yang terbuat dari kayu yang menyatu dengan cafe More »

Koran Tempo Makassar Pamit dan Beralih ke Digital

Koran Tempo Makassar Pamit dan Beralih ke Digital

Koran Tempo edisi Makassar atau dikenal dengan Koran Tempo Makassar (KTM) tidak lagi terbit dalam versi cetak. “Mulai edisi 2 Mei 2016 kami hanya menerbitkan koran digital. Inilah edisi penghabisan di platform More »

Mustafa Ismail: Orang Muda Aceh Harus Bangga dengan Bahasa Ibunya

Mustafa Ismail: Orang Muda Aceh Harus Bangga dengan Bahasa Ibunya

SUMBER: ACEHTREND.CO, 8 DESEMBER 2015. ACEHTREND.CO, Aceh — Target Kongres Peradaban Aceh (KPA) adalah agar anak-anak muda Aceh kembali bangga dengan bahasa-bahasa yang ada di Aceh. “Kita tidak boleh malu dengan bahasa More »

 

Category Archives: antologi

Peluncuran Buku Fanny Poyk

Hari ini, Sabtu, 14 Januari 2022, ada beberapa acara seni yang menarik. Salah satunya peluncuran buku kumpulan cerpen “Suamiku Dirampok Orang” karya Fanny Jonathans Poyk.  Acara itu diadakan di Pusat Dokumentasi Sastra HB. Jassin Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya 73 Jakarta Pusat. Diskusi akan dipandu oleh penyair Remmy Novaris DM.

Fanny Jonathans Poyk, penulis cerpen itu, dalam status Facebooknya, kemarin, menulis begini: “Undangan terbuka: mengingatkan kembali untuk para sahabat, kiranya esok jam 3 sore bisa hadir di PDS HB Jassin TIM Cikini di peluncuran Buku Antologi cerpenku “Suamiku Dirampok Orang” dengan pembicara Kurnia Effendi dan bincang-bincang sastra bersama Gerson Poyk, Leon Agusta, Hanna Rambe, Saut Poltak Tambunan, Free Hearthy, Ikranagara dll, silahkan datang, kami menunggu kehadiran Anda semua…(Tentunya ditemani teh dan kopi serta penganan kecil)… ”

Fanny J. Poyk adalah seorang penulis cerpen produktif. Karya perempuan kelahiran Bima 1960 dimuat di berbagai media cetak nasional seperti Sinar Harapan, Suara Karya, Jurnal Nasional, Suara Pembaruan, Bali Post, Kartini dan Sarinah. Buku-bukunya yang sudah terbit antara lain Pelangi Di Langit Bali, Istri-istri Orang Seberang (Esensi, 2008), Perjuangan para Ibu : Anakku Pecandu Narkoba (Erlangga), Narkoba Sayonara (Esensi, 2006).

Meski lahir di Bima, Fanny menikmati masa kecil hingga ramajanya di Bali. Ia lalu kuliah di  Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Seusai menamatkan kuliah, ia bekerja sebagai editor di tabloid anak-anak Fantasi, lalu ke majalah Potensi. Selain menulis, ia juga aktif dalam organisasi Wanita Penulis Indonesia (WPI). [MIS]

 

 

Antologi Puisi Kartini

Informasi ini saya dapatkan dari halaman facebook Kosakatakita. Tidak ada salahnya saya bagikan di sini. Ceritanya, KosaKataKia akan membuat buku puisi dari penyair perempuan. Direncanakan buku itu akan terbit pada 21 April 2012. Nah, penerbit itu mengundang para penyair perempuan dari seluruh Indonesia untuk mengirimkan karyanya. Persyaratan umumnaya: perempuan, segala usia, domisili di mana saja,  sudah membukukan puisinya (baik sendiri maupun antologi), dan masih produktif  dan konsisten menulis dalam kurun 3-5 tahun terakhir.

Para penyair dipersilakan mengirim sebanyak sepuluh puisi dengan panjang setiap puisi maksimal 40 baris. Soal tema, tentu saja mencerminkan/mengandung nilai-nilai dan semangat perempuan Indonesia masa kini. “Puisi harus karya terbaru, terbaik dan belum pernah dimuat dalam media apa pun,” tulis Adri Darmadji Woko, Gunoto Saparie, dan Kurniawan Junaedhie — yang tampaknya menjadi inisiator penerbitan antologi ini —  dalam pengumuman yang diposting pada 3 Januari 2012 itu.

Kirim ke mana? “Silakan kirim karya terbaik Anda, ke email: 1kosakatakita@gmail.com, subyek: RA KARTINI, paling lambat sudah harus diterima pada 1 Maret 2012.” Tolong catat sekali lagi tanggal batas akhir pengiriman ya: 1 Maret 2012!. Mereka juga mewanti-wanti, agar para penyair perempuan ketika mengirimkan puisi tidak lupa menyertakan biodata dan foto terbaru.

Puisi-puisi yang masuk akan diseleksi oleh tim editor atau kurator yang ditunjuk. Para penyair yang puisinya terpilih masuk buku tersebut akan mendapatkan bukti terbit sebanyak 2 (dua) eksemplar buku. Selain itu, ada satu hal lagi yang dipermaklumkan: tidak ada pungutan apa pun bagi keikutsertaan dalam antologi ini, termasuk bagi mereka yang puisinya terpilih. “Sebaliknya penyair yang karyanya dimuat tidak memperoleh honorarium/royalti.”