Tag Archives: Sastra

Penyair Kelas Arsitek versus Kelas Tukang

Puisi baru, tentu saja, berbeda dengan puisi yang menyajikan hal baru. Sering pula disebut kebaruan. Boleh juga kesegaran. Ikan yang baru diangkat dari jaring tentulah ikan yang baru dan segar. Sering, ia masih melompat-lompat ketika diciduk dari jaring. Sebaliknya, ikan yang sudah berhari-hari ditangkap dan dieskan, tentulah bukan lagi ikan yang baru dan segar. Meskipun tampak baru, jelas ia bukan ikan segar. Apalagi kalau kita bicara ikan asing.

Festival Sastra Bengkulu dan Gelora Sastra Bumi Raflesia

>Festival Sastra Bengkulu (FSB) 2018 di Bengkulu 13-15 Juli 2018 telah usai. Acara itu melibatkan sekitar 100 sastrawan dari berbagai daerah di Indonesia dan negara tetangga. Acara yang didukung penuh sekaligus difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu itu adalah acara sastra terbesar di Bengkulu. Berikut adalah tulisan saya di Koran Tempo edisi Jumat, 20 Juli 2018, tentang kegiatan bertaraf nasional ini. Selamat membaca.

Catatan Kurasi Puisi dan Cerpen Anugerah Litera (3)

>Anugerah Sastra Litera 2018 menemukan banyak karya penulis muda. Ini adalah catatan kami (MI, Iwan Kurniawan dan Mahrus Prihany) sebagai juri dan sekaligus kurator kegiatan itu.

Tamu dari Gontor hingga Gairah yang Berhenti | #RiwayatKreatifMI 2

Suatu kali, rumah karib ayah tempat saya menumpang di Ketapang, Banda Aceh, kedatangan tamu dari sebuah pesantren modern di wilayah kabupatan Pidie. Sang tamu seorang pengajar di pesantren itu. Kami sempat mengobrol ke sana-kemari. Lulusan sebuah pesantren moderen terkenal di Jawa Timur, Gontor, itu bercerita tentang puisi dan suka menulis puisi.

Biennale Sastra di Padang

Kawan-kawan penulis sastra di Padang, Sumatera Barat, mengadakan acara Padang Literary Biennale (Bienal Sastra Padang) di Padang, 28 April 2012, mulai dari pukul 16.00 – 22.00. Tempatnya mereka pilih: Halaman Rumah Kreatif Kandangpadati. Mereka menyuguhkan beragam acara yakni pembacaan puisi oleh 25 Penyair Sumatera Barat, musikalisasi Puisi, monolog dan orasi kebudayaan. Dalam daftar pembaca puisi ada nama-nama seperti Esha Tegar Putra, Deddy Arsya, Haqimah Rahmah, Alizar Tanjung, Ria Febrina, dan lain-lain.