Tag Archives: steemit

Agar Postinganmu di Instagram dan Twitter Dibayar, Ikuti Langkah Ini

Sebelumnya, saya beberapa kali menulis soal aplikasi yang memungkinkan para pengguna Twitter dan Instagram dibayar. Siapa yang bayar? Bukan para pemilih produk atau pengiklan agar produknya dipromosikan di Twitter dan Instagram. Tetapi yang bayar adalah pihak ketika bernama Steemit. Apa itu Steemit?

Kabar Gembira, Nilai Steem Bergerak Naik

Beberapa jam lalu, saya membuka sebuah aplikasi yang terhubung Steemit, steemnow.com/@akunsaya. Di sebelah kanan atas, tertera harga Steem terkini yakni $0.34. Lalu, saya membuka situs coingecko.com, dan menemukan harga Steem terkini 0.384 (posisi pukul 16.30). Dari gratik yang tertera di sana, kecenderungannya terus naik. Pekan lalu, tepatnya Sabtu lalu, nilai Steem masih pada angka $ 0.25. Jadi naiknya lumayan.

Cara Mudah Menjadi Trending Topic di Steemit

Sekian lama saya menulis di Steemit, saya terus mencoba memahami sistem dan karakter platform media sosial berbasis blockchain ini. Salah satunya adalah *trending topic*. Seperti halnya di Twitter dan sejumlah media sosial lainnya, Stemit juga mempunyai konten yang berada di peringkat teratas. Pertama, adalah peringkat teratas secara global alias all topic. Kedua, adalah peringkat teratas berdasarkan tag.

Nilai Steem Kini di Bawah 1 Dolar, Anda Masih Steemian?

>Saya pernah memperkirakan harga Steem akan turun di bawah 1 dolar AS. Kini benar-benar terbukti. Sebagian Steemian sudah lama lempar handuk.

Dulu, saya termasuk orang yang kritis terhadap cara #promosteem yang cenderung gombal — seolah-olah dengan bergabung di Steemit seseorang akan mendapatkan uang banyak. Memang cara promo seperti itu sangat efektif menarik minat orang lain. Siapa sih yang tak tergiur bisa dapat uang banyak? Tapi banyak yang mencemooh kritik saya tersebut, termasuk teman-teman baik yang dulu saling kenal sejak “Zaman mesin ketik”.

Setelah Tagar #DeleteFacebok Lewat

Beberapa bulan lalu, salah satu “kelompok” yang mengkampanyekan #DeleteFacebook adalah para pengguna platform Steemit. Saya sebut “kelompok” (dalam tanda kutip) karena yang gencar melempar kampanye itu tentu saja tidak mengatasnamakan kelompok, tapi inisiatif orang-perorang yang sedang euforia dengan platform medsos baru itu. Mereka sedang merayakan mainan baru, apalagi mendapat reward dari menulis, meskipun kadang yang ditulis adalah “brus-brus utan”.

Steempress, Cheetah dan Lain-Lain

Bagi bloger yang juga pengguna Steemit, kehadiran Steempress sangat membantu. Sebab, Steempress akan memberi kurasi pada tulisan yang diposting di blog lalu juga muncul di akun Steemit.

Maaf, Steemit, dan Mitos Zaman Now

>Kita kerap terjebak dalam mitos-mitos. Sesuatu yang sesungguhnya mitos sering kita anggap sebagai kebenaran. Padahal hanya ilusi yang ditiupkan secara terencana dan sistematis.

Teman-teman, selama mengarung samudera blogging Steemit, ketegangan-ketegangan kerap terjadi. Ada saja hal-hal yang memicu ketegangan itu, yang ketika kita tarik garisnya berujung pada peng grik alias uang recehan. Ah, masa gara-gara peng grik kita sampai bertengkar dan tegang sesama kawan.