Penulis Sastra Mendadak Lucu di Malam Sastra Margonda

Penulis Sastra Mendadak Lucu di Malam Sastra Margonda

Bertajuk “Dongeng Tentang Kita”, Malam Sastra Margonda (MSM) yang diadakan oleh Komunitas Sastra Margonda untuk memperingati Hari Dongeng Sedunia yang jatuh pada 20 Maret 2020. Malam Sastra Margoda diadakan di Miebiee Pasta, More »

Merayakan Dongeng

Merayakan Dongeng

Merayakan Hari Dongeng Sedunia Ayo kita bertemu dan ngopi di #malamsastramargonda Sabtu, 14 Maret 2010 Pukul 19.00-22.30 di @miebiipasta_ Jalan Merpati 6 No 237 Pancoran Mas Depok More »

Malam Sastra Margonda: Hujan Cinta Februari

Malam Sastra Margonda: Hujan Cinta Februari

Malam Sastra Margonda digagas oleh Mustafa Ismail, Tora Kundera dan Willy Ana. Acara ini diharapkan menjadi ruang bagi para pecinta seni dan sastra di Depok, terutama anak muda, untuk berekspresi sekaligus mengapresiasi More »

Merayakan Hujan dan Puisi

Merayakan Hujan dan Puisi

Hujan dan Puisi seperti Sapardi dan Bulan Juni. Mereka mengajak kita dalam bait-bait yang membungahkan hati. Nah, menyambut Februri, kita merayakan hujan dan puisi, sambil membaca puisi-puisi cinta karya sendiri, karya siapa More »

Lanjutan Kisah Hansaplast, Gunting dan Lain-lain

Lanjutan Kisah Hansaplast, Gunting dan Lain-lain

………….. Saya teringat ada sebuah ponsel Nokia berbasis Windows yang tak terpakai di rumah. Tapi, masalahnya hp itu tidak bisa pakai WhatsApp. Sementara, nomor kontak orang yang janjian lihat laptop itu di More »

 

Kopi Sasetan, Mie Ayam Hingga Angkringan

“Teh manis berapaan?”
“Dua rebu”
“Murag amat.”
“Makanya aku heran tadi di Selopajang (camping ground) es white coffee kok tujuh ribu”
“Di Pondok Petir cuma tiga rebu es white coffee “

“Memang cara jualan sebagian orang Indonesia suka nyekek, aji mumpung. Kalau org kampung situ yang beli pasti paling mahal empat ribu ”
“Mereka pikir dengan harga tinggi akan untung banyak. Padahal itu keliru. Harga mahal sedikit yang beli. Kalau terjangkau banyak yang beli sehingga untungnya bisa jauh lebih banyak karena perputaran barang banyak ”
“Iya betul. Belum lagi orang malas balik kalau harga tak wajar “Kalau nasi kucing berapa?”
“Dua ribu juga.”
“Pantesan angkringan ramai. Murah meriah.”
“Kalau di kafe sih kita paham kenapa harga tinggi, ya karena nyewa tempat mahal, operasional tinggi, karyawan juga banyak yang semuanya harus dibayar. Lah kalau warung kaki lima yang kalau hujan tempias kebangetan kalau matok harga tinggi.”
“Mie ayam tanpa bakso tadi berapaan?!”
“Kalau gak salah satu porsi 13 ribu. Jauh di atas harga yang normal di Batang. Di Jalan Yos Sudarso, jalan besar beberapa puluh meter dari alun-alun Batang 7 ribu sampai 8 ribu seporsi. Bahkan masih ada yang jual 6 ribu. Tapi ini di pelosok, lebih 20 km dari kota Batang harganya 23 ribu. Benar-benar ajimumpung. Karena kita orang singgah, bukan org setempat ”
“Hmm.”
“Makanya tanya dulu sebelum beli.”
“Betul juga ”

#batang #jawatengah #mieayam
#kopisaset #whitecoffee #jalanjalan #kabupatenbatang #campingground

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *